BELUM SEMPAT MEMBACA SALAWAT TETAPI IMAM SUDAH SALAM, APAKAH SAH SALATNYA?

BELUM SEMPAT MEMBACA SALAWAT TETAPI IMAM SUDAH SALAM, APAKAH SAH SALATNYA?

Pertanyaan:

Bismillah.

Izin bertanya ustadz. Apakah sah salat tarawih seseorang ketika hanya membaca doa tasyahud akhir tidak selesai (tidak membaca salawat). Karena di masjid di daerah ana kebanyakan begitu, belum sampe selesai bacaan tasyahud akhir (membaca salawat), imam langsung salam.

Mohon bimbingan. Jazakumullahu khairan.

Jawaban:

Oleh al-Ustadz Abu Fudhail Abdurrahman ibnu Umar hafizhahullah.

Pendapat yang rajih (kuat) bacaan salawat pada tasyahud akhir adalah sunah yang ditekankan dan tidak wajib sehingga jika seseorang tidak membacanya, salatnya sah. Ini adalah pendapat Malikiyyah, Ibnu Abi Zaid al-Qairawani rahimahullah setelah menyebutkan bacaan tasyahud, beliau berkata setelah itu,

فإن سلمت بعد هذا أجزأك

“Jika engkau salam setelah ini, maka hal ini mencukupimu.” ( ar-Risālah, 1/29).

Di antara dalilnya adalah hadis dari sahabat Abdullah ibnu Mas’ud radhiyallahu ‘anhu, tatkala Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajari para sahabat bacaan tasyahud (akhir) setelah ucapan asyhadu allaa ilaa haillallah wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhu wa rasuuluh, beliau berkata,

ثُمَّ يَتَخَيَّرُ مِنَ المَسْأَلَةِ ما شَاءَ

“Kemudian hendaknya seseorang memilih dari permintaan yang dia inginkan.” (al-Bukhari, no. 6.328, Muslim, no. 402).

Dan beliau tidak menyebutkan bacaan salawat di sini yang tentu hal ini menunjukkan bacaan salawat itu hukumnya sunah dan tidak wajib.

Demikian pula doa perlindungan dari 4 perkara setelah salawat, hukumnya sunah yang ditekankan. Ibnu Qudamah rahimahullah berkata,

ويستحب أن يتعوذ من أربع.

“Sunah hukumnya meminta perlindungan dari 4 perkara pada tasyahud akhir.” ( al-Mughnī, jilid 1, hlm. 391).

Jika seseorang salat di belakang imam baik salat tarawih atau pun yang lainnya, kemudian imamnya salam ketika makmum baru selesai dari membaca tasyahud dan belum sempat membaca salawat dan doa dari empat perkara, maka yang semestinya dia lakukan adalah mengikuti salamnya imam, jika memang dia telah menyelesaikan bacaan tasyahudnya, hal ini agar terwujud padanya mengikuti imam di dalam salat. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إنَّما جُعِلَ الإمَامُ لِيُؤْتَمَّ به

“Hanyalah imam itu diangkat untuk diikuti.” (al-Bukhari, no. 734).

Wallahua’lam

Sumber: Majmu’ah al-Fudhail
Publikasi: https://t.me/TJMajmuahFudhail

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *