INILAH DAKWAH AHLUSSUNNAH WAL JAMA’AH

Asy-Syaikh Yasin alhawsyabiy Al ‘adniy Rahimahullah.

Demikian wahai kaum Muslimin, bapak -bapak dan anak -anak,
Wahai saudara -saudara yang mulia,
Dakwah ahlussunnah wal jama’ah.

Sesungguhnya mereka (ahlussunnah wal jama’ah) mendakwahi manusia,

Mendakwahi mereka menuju kitabullah dan Sunnah Rasulullah shalallahu alaihi wasallam,

Tidak menginginkan dari mereka (manusia) balasan, upah dan bayaran,

Hanya saja yang mereka inginkan dari (saudara -saudara mereka) ahlussunnah, dari kalangan bapak-bapak, saudara -saudara,anak-anak dan para wanita

agar kebaikan ini menyeluruh,
dan agar masuk kedalam rumah mereka

قال الله
وقال رسول الله صلى الله عليه وسلم

Firman Allah dan sabda Rasulullah shalallahu alaihi wasallam.

Tidak menginginkan dari itu dan tidak menginginkan dibalik itu sedikitpun dari urusan urusan Dunia,

  • Tidak menginginkan dari mereka
  • pemilihan (pemungutan suara) dan
  • tidak pula pencalonan(agar dicalonkan di parlemen)
  • dan tidak pula mereka berusaha mendapatkan kursi (di parlemen) ,

Mereka tidak menginginkan untuk mendapatkan posisi (pekerjaan dengan dakwahnya)

Berbeda dengan golongan dan kelompok yang banyak,

Mereka ingin tampil dihadapan manusia agar bisa mendapatkan tujuan mereka yaitu kedudukan, posisi dan kursi.

  • Madzhab Ahlussunnah wal jama’ah,
  • Jalan ahlussunnah wal jama’ah
  • Dakwah ahlussunnah wal jama’ah
  • Berlepas diri dari itu semua,
  • Dakwah mereka adalah bersumber dari Al kitab (AlQur’an) dan Assunnah dan mengajak kepada Al kitab dan assunnah,

Mereka hanya mengajak manusia kepada ilmu dan bashirah, (Allah berfirman)

…قُلْ هَذِهِ سَبِيلِي أَدْعُو إِلَى اللَّهِ عَلَى بَصِيرَةٍ أَنَا وَمَنِ اتَّبَعَنِي

“Katakanlah: Ini adalah jalanku. Aku berdakwah (mengajak manusia) menuju Allah, di atas bashirah. (Ini dilakukan oleh ) aku dan orang-orang yang mengikuti aku…” (Q.S Yusuf ayat 108)

(Yang dimaksud dengan) diatas bashirah adalah diatas ilmu,

Berbeda dengan dakwah dan jama’ah mereka (selain ahlussunnah wal jama’ah) mereka berdakwah dengan sangkaan mereka menuju Allah ‘azza wa jalla, menuju Alkitab dan assunnah (padahal) mereka mendakwahi manusia diatas kebodohan.

Sumber: https://youtu.be/MWAZU_ED8LI

Alih bahasa: Abu Fudhail Abdurrahman Ibnu ‘umar غفر الله له

Baca Juga : PENGARUH AKHLAK PADA KEHORMATAN SESEORANG

Ayo Gabung dan Bagikan:
Kanal Telegram: https://t.me/alfudhail
Situs Web: https://alfudhail.com

CARA MEREDAM EMOSI

بسم الله الرحمن الرحيم

Asy-Syaikh Al-Allamah Abdul Aziz bin Baz rahimahullah berkata,

الرسول ﷺ لما رأى رجلًا قد اشتد غضبه، قال: إني لأعلم كلمة لو قالها لذهب عنه ما يجد: أعوذ بالله من الشيطان الرجيم، فإذا غضبت فاجتهد في تكرار: أعوذ بالله من الشيطان الرجيم، كررها واذكر الله وأبشر الخير إن شاء الله يزول، ولا تعجل في تنفيذ الغضب، واحذر أسبابه قبل ذلك: بالقيام من المجلس الذي فيه اللغط وأسباب الغضب .. بالاشتغال بالوضوء الشرعي .. بقراءة القرآن .. بالكلام مع الآخرين في أمور أخرى تشغلك عن هذا الغضب.. إلى غير ذلك.

عليك أن تجتهد في العلاج بما تستطيع؛ حتى يهدأ الغضب…إلخ

“Rasul shallallahu alaihi wa sallam tatkala melihat seseorang yang memuncak amarahnya, beliau berkata,

‘Sesungguhnya aku mengetahui suatu kalimat jika dia ucapkan, niscaya akan hilang apa yang dia rasakan, yaitu ucapan auudzu billahiminasy syaithanirrajiim‘.

Apabila engkau marah, maka bersungguh-sungguhlah dalam mengulang kalimat auudzu billahiminasy syaithanirrajiim ulang-ulanglah kalimat tersebut, berdzikirlah kepada Allah dan bergembiralah engkau akan meraih kebaikan, insya Allah akan segera hilang.

Jangan terburu-buru dalam melampiaskan amarah, berhati-hatilah dari sebab-sebab yang dapat memunculkan emosi sebelum itu, seperti menjauhi tempat-tempat keributan dan sebab-sebab yang dapat menimbulkan amarah, engkau bisa menyibukkan diri dengan melakukan wudu yang syar’i, membaca alquran, berbincang-bincang dengan orang lain tentang urusan-urusan lain yang menjauhkanmu dari amarah, dan selain itu.

Wajib atasmu untuk bersungguh-sungguh dalam mengobatinya sesuai dengan upaya kemampuanmu sehingga kemarahan ini menjadi reda dan tenang.”

Sumber: https://binbaz.org.sa/fatwas/15012/كيفية-التغلب-%

Alih bahasa: Abu Fudhail Abdurrahman bin Umar غفر الرحمن له

Baca Juga: BETAPA BESAR PENGARUH NASIHAT YANG TULUS

Ayo Gabung dan Bagikan:
Kanal Telegram: https://t.me/alfudhail
Situs Web: https://alfudhail.com

SEBARKANLAH ILMU DI SETIAP KESEMPATAN

بسم الله الرحمن الرحمن الرحيم

Asy-Syaikh Al-Allamah Abdul Aziz bin Baz rahimahullah berkata,

فينبغي لكم -أيها الإخوة- أينما كنتم متى حضرتم فائدة أو موضوع ندوة أو محاضرة أن تنقلوا العلم؛ وأن تبلغوا؛ هذا من الطرق لنشر العلم، وبيان الحق، لمن قد يجهله، والله سبحانه أمرنا بهذا في قوله : وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَى [المائدة:2]، وقوله سبحانه: قُلْ هَذِهِ سَبِيلِي أَدْعُو إِلَى اللَّهِ عَلَى بَصِيرَةٍ [يوسف:108]، وقوله : وَمَنْ أَحْسَنُ قَوْلًا مِمَّنْ دَعَا إِلَى اللَّهِ وَعَمِلَ صَالِحًا [فصلت:33]، وقوله سبحانه:وَالْعَصْرِ ۝ إِنَّ الْإِنْسَانَ لَفِي خُسْرٍ ۝ إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ [العصر:1-3].
ثم هذا مقتضى الأخوة الإيمانية، فالمؤمن ينقل لأخيه ما ينفعه، ويحب له كل خير، فنقل العلم إليه والنصائح من أعظم الخير، ومن أعظم الأسباب في إعانته على الخير.

“Semestinya bagi kalian wahai saudara-saudaraku di mana pun kalian berada, kapan pun kalian menghadiri majelis yang berfaedah, pembahasan dalam suatu perkumpulan, atau kegiatan ceramah untuk menukil dan menyampaikan ilmu (agama). Ini adalah termasuk dari metode untuk menyebarkan ilmu dan menjelaskan kebenaran kepada orang yang tidak mengetahui. Allah Subhanahu wa Ta’ala memerintahkan kita akan hal ini di dalam firman-Nya,

وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَىٰ

“Dan tolong-menolonglah kalian dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa.” (al-Maidah: 2)

Dan Allah juga berfirman,

قُلْ هَٰذِهِ سَبِيلِي أَدْعُو إِلَى اللَّهِ ۚ عَلَىٰ بَصِيرَةٍ

“Katakanlah, ‘Inilah jalan (agama)-ku, aku dan orang-orang yang mengikutiku mengajak kepada Allah dengan bukti yang nyata’.” (Q.S. Yûsuf: 108)

Allah Subhanahu wa Ta’ala juga berfirman,

وَمَنۡ أَحۡسَنُ قَوۡلٗا مِّمَّن دَعَآ إِلَى ٱللَّهِ وَعَمِلَ صَٰلِحٗا

“Siapakah yang lebih baik perkataannya daripada orang yang menyeru kepada Allah dan mengerjakan amal saleh?” (Fushshilat: 33)

Allah Subhanahu wa Ta’ala juga berfirman,

وَالْعَصْرِ . إِنَّ الْإِنسَانَ لَفِي خُسْرٍ . إِلَّا الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ.

“Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh, dan nasihat-menasihati supaya menaati kebenaran, dan nasihat-menasihati supaya menetapi kesabaran.” (Q.S. Al-‘Asr: 1-3)

Kemudian hal ini adalah bentuk keharusan dalam persaudaraan karena keimanan. Seorang mukmin akan menukil sesuatu yang bermanfaat untuk saudaranya dan mencintai untuknya setiap kebaikan, menukil ilmu, dan memberikan nasihat-nasihat kepadanya merupakan termasuk dari kebaikan yang paling besar dan termasuk dari sebab terbesar dalam menolongnya di atas kebaikan.”

Dikutip dari: https://binbaz.org.sa/audios/1546/اهمية-نشر-العلم-وتبليغه

Alih bahasa: Abu Fudhail Abdurrahman bin Umar غفر الرحمن له

Baca Juga : JANGAN SOMBONG DENGAN ILMU

Ayo Gabung dan Bagikan:
Kanal Telegram: https://t.me/alfudhail
Situs Web: https://alfudhail.com

BAGAIMANA JIKA WABAH PUNCAKNYA PADA BULAN RAMADHAN

Bersama : al-Ustadz Abu Abdillah Luqman Ba’abduh hafizhahullah

(Transkrip)
Kan, disini katanya Corona akan mengalami puncaknya kalau di Indonesia pada bulan Ramadhan. Na’am, begitu dok!? na’am, jadi kita tanya pada dokter langsung, kurang lebih bulan Ramadhan itu puncaknya!

Gimana ustadz nanti ada taraweh apa nggak?
Wallahu’alam ada taraweh atau kitanya yang gak ada.

نسأل الله السلامة

Kita memohon kepada Allah keselamatan

Ayo join dan share:
Kanal Telegram: https://t.me/alfudhail
Kunjungi website kami: https://alfudhail.com