DI ANTARA BENTUK AMANAH PADA JASAD

Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin rahimahullah berkata,

لا ينبغي للإنسان أن يأكل طعاما فيه أذى لأن نفسك عندك أمانة لا تأكل شيئا فيه أذى من عيدان أو شوك أو ما أشبه ذلك وعليه فإننا نذكر الذين يأكلون السمك أن يحتاطوا لأنفسهم لأن السمك لها عظام دقيقة مثل الإبر ، إذا لم يحترز الإنسان منها فربما تدخل إلى بطنه وتحرج معدته أو أمعاءه وهو لا يشعر لهذا ينبغي للإنسان أن يراعى نفسه وأن يكون لها أحسن راع.

“Tidak semestinya bagi seseorang untuk memakan makanan yang membuatnya terganggu. Karena jiwamu adalah amanah, jangan engkau makan sesuatu yang mengganggumu seperti dahan, duri, atau yang semisalnya. Atas dasar ini, hendaklah orang-orang yang makan ikan untuk berhati-hati karena ikan itu punya tulang halus seperti jarum. Apabila seseorang tidak berhati-hati darinya, bisa jadi masuk ke perutnya sehingga perut dan ususnya terganggu dalam keadaan dia tidak mengetahui. Oleh karena ini, semestinya bagi seseorang memperhatikan dirinya dan memberikan perhatian yang lebih baik.”

Sumber: Syarh Riyadh al-Shalihin, Jilid 2, hlm. 29.

Alih Bahasa: Abu Fudhail Abdurrahman Ibnu Umar غفر الرحمن له.

Kanal Telegram: https://t.me/alfudhail

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *