HARUSKAH MENGGANTI PUASA ORANG YANG MENINGGAL SAAT SAKIT?

بسم الله الرحمن الرحيم

HARUSKAH MENGGANTI PUASA ORANG YANG MENINGGAL SAAT SAKIT?

Asy-Syaikh Abdul Aziz ibnu Baz berkata,

إذا كانت ماتت في مرضها فليس على أولادها ولا غيرهم قضاء، – والحمد لله – معفو عنها؛ لأن الله سبحانه وتعالى يقول: {ومن كان مريضا أو على سفر فعدة من أيام أخر}، وهي توفيت في مرضها فلا شيء عليها، ولا يقضى عنها؛ – والحمد لله -.

“Apabila dia meninggal pada masa sakitnya, maka tidak ada kewajiban bagi anak-anaknya dan selain mereka untuk mengqada. Walhamdulillah dia dimaafkan karena Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,

‘Dan barang siapa yang sakit atau melakukan perjalanan dan tidak berpuasa maka dia mengganti pada hari yang lain.’

Dia telah wafat pada masa sakitnya, maka tidak ada kewajiban apa pun padanya dan tidak digantikan puasanya walhamdulillah.”

Sumber: Fatāwā Nūrun ‘Alā ad-Darb, jilid 16, hlm. 392.

Alih bahasa:
Abu Fudhail Abdurrahman bin Umar.

Ayo Gabung dan Bagikan:
Kanal Telegram:
https://t.me/alfudhail
Situs Web: https://alfudhail.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *