KEMUDAHAN ITU PASTI AKAN DATANG

Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin rahimahullah berkata,

لو فرضنا أن رجلا يكتسب المال من طريق محرم كطريق الغش أو الربا وما أشبهه ونصح في هذا وتركه لله فإن الله سيجعل له مخرجا ويرزقه من حيث لا يحتسب ولكن لا تتعجل ولا تظن أن الأمر إذا تأخر فلن يكون ولكن قد يبتليه الله العبد فيؤخر عنه الثواب ليختبره هل يرجع إلى الذنب أم لا؟

“Jika seseorang memperoleh harta melalui jalan yang haram seperti penipuan atau riba dan yang semisalnya, dan dia telah mendapat nasihat tentang hal ini, kemudian dia meninggalkannya karena Allah, maka sesungguhnya Allah akan memberikan jalan keluar dan rezeki yang tidak disangka-sangka kepadanya. Akan tetapi, jangan terburu-buru dan jangan mengira bahwa jika kemudahan tersebut diakhirkan tidak akan terjadi! Terkadang Allah menguji seorang hamba dengan mengakhirkan balasannya untuk menguji apakah dia kembali lagi kepada dosa itu ataukah tidak.”

Sumber: Syarh Riyadh al-Shalihin, Jilid 1, hlm. 236–237.

Alih Bahasa: Abu Fudhail Abdurrahman Ibnu Umar غفر الرحمن له.

Kanal Telegram: https://t.me/alfudhail

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *