ORANG YANG DI MASJID, TETAPI SERING KELUAR MASUK KARENA HAJAT SEPERTI BERWUDU, APAKAH TETAP SALAT TAHIYATUL MASJID?

Syekh Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin rahimahullah menerangkan,

أما الذي يخرج من المسجد ويعود عن قرب فلا يصلي تحية المسجد؛ لأنه لم يخرج خروجا منقطعا، ولهذا لم ينقل عن رسول الله صلى الله عليه وسلم أنه كان إذا خرج لبيته لحاجة وهو معتكف ثم عاد أنه كان يصلي ركعتين، وأيضا فإن هذا الخروج لا يعد خروجا، بدليل أنه لا يقطع اعتكاف المعتكف، ولو كان خروجه يعتبر مفارقة للمسجد لقطع الاعتكاف به، ولهذا لو خرج شخص من المسجد على نية أنه لن يرجع إلا في وقت الفرض التالي، وبعد أن خطا خطوة رجع إلى المسجد ليتحدث مع شخص آخر ولو بعد نصف دقيقة فهذا يصلي ركعتين؛ لأنه خرج بنية الخروج المنقطع.

“Adapun orang yang keluar dari masjid dan kembali dalam waktu dekat, maka dia tidak salat tahiyatul masjid karena dia tidak keluar dengan memutus hubungan dengan masjid. Oleh karena ini, tidak dinukil dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwa tatkala beliau keluar menuju rumahnya untuk suatu keperluan dalam keadaan beliau sedang beriktikaf kemudian kembali lagi lalu salat dua rakaat ketika masuk. Dan keluar dengan bentuk yang seperti ini, tidak dianggap keluar dengan dalil bahwa hal ini tidak memutus iktikafnya orang yang beriktikaf, kalaulah keluarnya dia terhitung memisahkan diri dari masjid, tentu iktikafnya terputus. Dan atas dasar ini jika ada seseorang yang keluar dari masjid dengan niat tidak akan kembali lagi kecuali pada waktu salat wajib yang berikutnya, setelah dia melangkahkan kakinya, dia kembali lagi ke masjid ingin berbincang-bincang dengan orang lain walaupun hanya dalam waktu setengah menit, maka dia menunaikan salat dua rakaat karena dia telah keluar dengan niat yang terputus.”
( Majmū’ al-Fatāwā, jilid 14, hlm. 353).

Baca Juga: Seputar Hukum Masjid

Semoga bermanfaat untuk kita semua.

Penyusun: Abu Fudhail Abdurrahman bin Umar
Murajaah: al-Ustadz Ahmad Khadim hafidzahullah
Editor bahasa: Abu Abdil Muhsin Fudhail

Ayo Gabung dan Bagikan:
Kanal Telegram: https://t.me/alfudhail
Situs Web: https://alfudhail.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *